Jika seorang guru memiliki pola pikir bertumbuh (Growth Mindset) maka di kepala kita akan terpola: 1) jika gagal maka harus belajar, 2) menerima pekerjaan yang belum pernah dikerjakan/sulit maka harus dikerjakan karena ini peluang untuk belajar dan mengembangkan diri, 3) kesalahan merupakan sebuah proses belajar dan peluang untuk meningkatkan potensi diri, 4) siap belajar apapun termasuk hal-hal baru yang sulit, 5) belajar dan berusaha adalah faktor kunci yang akan menentukan sukses seseorang.
Sedangkan bila memiliki pola pikir tetap maka yang terpola dalam dirinya adalah: 1) setiap mengalami kegagalan merasa dirinya kurang mampu, 2)menolak tugas yang belum pernah dikerjakan sebab resiko untuk gagal akan besar, 3) kesalahan dianggap kelemahan sehingga tugas itu harus dihindari untuk menjaga nama baik, 4) hanya mengerjakan tugasnya yang dianggap pasionnya, 5) merasa kecerdasan dan kemampuan adalah segalanya dan akan menjadi faktor yang menentukan sukses tidaknya tugas yang diemban.
Pola berpikir bertumbuh penting dilakukan untuk menghilangkan rasa takut untuk berhadapan dengan hambatan, tantangan, dan kesulitan. Guru yang memiliki pola pikir bertumbuh maka akan antusias dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam di RA. Karena PM merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasanan belajar dengan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna dan menggembirakan melaui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu.
Dalam modul ajar guru RA sekabupaten Trenggalek telah tercantum poin penting Pembelajaran Mendalam yaitu identifikasi, desain pembelajaran, pengalaman belajar dan asesmen. Pertama, identifikasi memuat identitas modul, identifikasi peserta didik, identifikasi topik dan dimensi profil lulusan. Kedua, desain pembelajaran memuat capaian pembelajaran, lintas diplin ilmu, tujuan pembelajaran dan kerangka pembelajaran. Untuk kerangka pembelajaran membahas praktik paedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan belajar dan pemanfaatan digital. Pada pengalaman belajar tersirat prinsip pembelajaran (berkesadaran, bermakna dan menggembirakan). Juga terkait pengalaman belajar yaitu memahami, mengaplikasikan dan merefleksi.